Tempat makan
Apakah air keran Shanghai bisa langsung diminum?
Tidak bisa, kalau mengikuti kebiasaan setempat. Air keran Shanghai sudah diolah dan tidak seburuk yang dibayangkan wisatawan, tetapi tidak ada orang lokal yang meminumnya tanpa direbus lebih dulu, dan Anda pun tidak perlu menjadi pengecualian. Merebusnya atau membeli air kemasan adalah kebiasaan yang lazim, dan di kamar hotel biasanya sudah ada ketel listrik dan beberapa botol air.
Terakhir diperbarui4 menit baca
Jawaban langsung: bukan tidak bisa diminum, hanya tidak diminum begitu saja
Air keran Shanghai sudah diolah dan termasuk air minum yang memenuhi standar, dan ini perlu ditegaskan, karena bayangan wisatawan tentang “air di Tiongkok” biasanya lebih buruk daripada kenyataannya. Sisi lainnya sama jelasnya: orang lokal tidak meminumnya langsung. Di rumah airnya direbus, di kantor orang minum dari dispenser, di luar orang membeli air kemasan, dan tidak ada yang menciduk segelas air mentah dari keran dapur. Jadi rumusan yang tepat bukan bahwa airnya beracun, melainkan bahwa ini bukan kebiasaan setempat, dan Anda tidak perlu menjadi orang pertama yang memulainya.
Pembeda ini berguna. Menyebut airnya berbahaya membuat orang yang baru pertama kali datang tidak berani menyikat gigi dengan air keran atau memakan sayur yang sudah dicuci, dan itu kegelisahan yang berlebihan; sebaliknya, merasa badan sendiri kuat lalu meminumnya langsung berarti mempertaruhkan satu perjalanan untuk hal yang tidak perlu dipertaruhkan. Air bukan musuh, tetapi merebusnya hampir tidak memerlukan tenaga.
Kebiasaan orang lokal, dan dari mana airnya datang
Cara yang paling umum adalah merebus. Di rumah, satu teko air direbus lalu dituang ke termos untuk diminum sepanjang hari. Restoran secara default menyajikan teh panas atau air panas, bukan air es; itu perpanjangan dari kebiasaan yang sama.
Yang lebih sering ditemui wisatawan adalah air kemasan. Minimarket, supermarket, warung pinggir jalan dan meja depan hotel semuanya menjualnya dengan murah dan mudah didapat di mana saja, dan inilah air yang sebenarnya diminum sebagian besar orang. Di kamar biasanya sudah tersedia beberapa botol, dan setelah habis Anda bisa meminta resepsionis mengantarkan lagi. Ketel air di kamar hampir menjadi standar, termasuk di hotel ekonomis. Lihat dulu bagian dalamnya sebelum dipakai; kerak tipis adalah hal biasa, dan kalau ragu, rebus air kemasan. Beberapa lobi hotel juga punya dispenser air yang bisa Anda pakai sendiri.
Es batu, salad, dan masalah yang biasanya bukan gara-gara air
Es batu di restoran resmi biasanya dibuat dari air tersaring, karena mesin pembuat esnya tersambung ke perangkat penyaring air; es seperti ini umumnya tidak masalah, dan memesan minuman dingin tidak perlu dikonfirmasi berulang kali. Warung pinggir jalan adalah urusan lain: esnya mungkin berasal dari tempat lain, dan air untuk mencuci pun belum tentu tersaring. Bedanya bukan pada bisa atau tidaknya es di Tiongkok dimakan, melainkan pada siapa yang membuat gelas ini.
Sayuran mentah sama halnya. Salad dan hidangan dingin dicuci dengan air keran saat disiapkan; risikonya rendah, tetapi tidak nol. Orang dengan pencernaan sensitif, yang sedang bepergian dengan anak, atau yang sedang minum obat lambung bisa lebih sedikit menyentuh hidangan dingin mentah dan menjadikan hidangan panas sebagai andalan; ini pertukaran dengan biaya yang sangat rendah.
Sejujurnya: penyebab paling umum gangguan pencernaan wisatawan di Shanghai adalah makanan yang tidak biasa, terlalu berminyak, tingkat kepedasan, jam istirahat yang kacau dan kelelahan, bukan airnya. Menganggap setiap tegukan sebagai tersangka biasanya salah menangkap sasaran.
Anak-anak, isi ulang, kopi, dan satu saran yang praktis
Untuk menyeduh susu formula, rebus air kemasan lalu biarkan dingin; ini paling tidak merepotkan. Ketel di kamar boleh dipakai, dan menuang air dari teko rebusan pertama sebelum merebus teko kedua membuat lebih tenang.
Isi ulang air. Jalanan Shanghai tidak seperti di beberapa negara yang punya keran air minum di mana-mana; caranya adalah bertanya: lobi hotel, meja resepsionis dan kafe biasanya bersedia mengisi botol Anda, terutama ketika Anda membeli sesuatu. Meminum air dari keran kamar mandi bukan kebiasaan setempat.
Kopi dan teh. Kafe dan rumah teh memakai air tersaring, karena mesinnya sendiri memerlukan air bersih, jadi memesan sesuatu di sana sama sekali tidak perlu dipikirkan.
Satu nasihat terakhir yang praktis. Yang benar-benar perlu dilakukan wisatawan yang berhati-hati hanya beberapa hal: rebus air di kamar sebelum diminum, beli air kemasan saat keluar, dan pakai air kemasan untuk menyeduh susu anak. Kasus yang paling penting adalah bepergian dengan bayi atau anak kecil, yang pencernaannya tidak punya kelonggaran, dan hal itu bisa diselesaikan dengan membeli sebotol air. Orang dewasa yang terus merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi sesuatu dan tidak membaik sebaiknya periksa ke dokter, bukan menahannya sendiri.