Bandara Internasional Pudong
Gerbang internasional utama Shanghai, PVG, dan apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk masuk ke kota setelah mendarat di sana.
Enam pintu masuk
Panduan, ulasan, dan tanya jawab independen untuk bepergian di Shanghai: tempat makan, menginap, transportasi, serta apa yang bisa dilihat, dibeli, dan dilakukan.
Gerbang internasional utama Shanghai, PVG, dan apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk masuk ke kota setelah mendarat di sana.
category.move
Ulasan Bandara Pudong: sebuah bandara internasional besar yang skalanya, papan penunjuknya dan kebersihannya benar-benar solid, tetapi kelemahannya juga nyata, terlalu jauh dari pusat kota, jalan kaki dari pusat transportasi ke terminal terasa panjang, antrean imigrasi pada jam sibuk panjang, dan perpindahan antara dua terminal tidak mudah. Artikel ini hanya menilai bandaranya sendiri, tidak mengulang rute masuk kota.
4 menit baca
Transportasi
Shanghai sangat luas, tetapi cara berpindah di dalamnya hanya beberapa, dan masing-masing punya tugas yang jelas. Panduan ini membahas metro, taksi dan ojek daring, sepeda bersama, bus, berjalan kaki dan feri Huangpu, serta koneksi bandara dan stasiun kereta.
7 menit baca
Transportasi
Shanghai punya dua bandara, tetapi yang mana Anda pakai biasanya bukan keputusan Anda. Tulisan ini menjelaskan pembagian tugas masing-masing, perbedaan nyata dalam jarak dan angkutan darat, serta apa yang harus dilakukan bila sebuah perjalanan menuntut keduanya.
7 menit baca
Transportasi
Shanghai punya beberapa stasiun kereta utama, dan kereta Andalah yang menentukan stasiun mana yang dipakai. Artikel ini menjelaskan pembagian arah tiap stasiun secara garis besar, alur di dalam stasiun dari pintu masuk sampai gerbang tiket, serta aturan praktis soal paspor, waktu dan bagasi.
8 menit baca
Transportasi
Shanghai itu datar, jadi bersepeda nyaris tidak menguras tenaga; Shanghai juga luas dan padat, jadi bersepeda untuk mengejar tujuan hampir selalu pilihan yang salah. Tulisan ini membahas cara praktis memakai sepeda bersama, aturan yang paling sering disalahpahami wisatawan, satu ruas yang benar-benar layak dikayuh, dan satu ruas yang sebaiknya dilewati.
8 menit baca
Pada siang hari, Metro Jalur 2 adalah pilihan yang paling tidak merepotkan: satu kereta masuk ke pusat kota, tarif berdasarkan jarak, dengan konsekuensi perjalanan yang lambat dan penuh, serta pergantian di peron yang sama di Guanglan Road pada sebagian layanan. Jika Anda terburu-buru dan membawa barang sedikit, Maglev jauh lebih cepat, tetapi hanya mengantar Anda sampai Longyang Road, dan setelah itu Anda tetap harus berganti ke metro. Jika mendarat larut malam atau sebelum fajar, metro dan Maglev biasanya sudah berhenti beroperasi, sehingga hanya tersisa taksi, angkutan daring atau bus bandara malam, ditambah antrean yang harus diantisipasi.
Ada tiga cara praktis untuk masuk: kode naik metro Shanghai di dalam Alipay atau WeChat Pay, tiket sekali jalan dari mesin penjual tiket di stasiun, atau kartu prabayar isi ulang maupun tiket terusan. Kartu Visa, Mastercard, American Express, atau JCB nirkontak asing yang memenuhi syarat juga dapat langsung ditempelkan di gerbang, dengan syarat pembayaran tanpa kata sandi untuk nominal kecil sudah diaktifkan. Prasyaratnya adalah menyelesaikan verifikasi nama asli dengan paspor dan menautkan kartu asing di Alipay atau WeChat Pay sebelum Anda terbang, jika tidak Anda bisa tersangkut di depan gerbang saat tiba.
Jawabannya tidak tunggal, karena dalam konteks Shanghai kota bukan satu tempat: pusat kota di tepi sungai dan kota lama, kawasan komersial di barat, serta Pudong dan sisi timur kota letaknya berjauhan, dan satu pintu keluar stasiun tidak melayaninya dengan cara yang sama. Jawaban yang berguna bukanlah durasi, melainkan bagian kota mana yang Anda capai dengan tiap pilihan: metro paling murah dan paling bisa diprediksi, sedangkan taksi dan angkutan daring mengantar dari pintu ke pintu tetapi terpapar lalu lintas. Berapa lama waktunya bergantung pada tujuan, lalu lintas, dan jam berangkat, dan harus dicek pada hari itu juga.
Tidak ada jawaban yang bisa dijiplak begitu saja: Bandara Pudong berada di sisi timur kota, sedangkan simpul yang menampung Stasiun Hongqiao dan Bandara Hongqiao ada di sisi barat, jadi perpindahan ini melintasi seluruh kota dan sisa waktu yang tipis adalah risiko sebenarnya. Pilihannya hanya kereta, taksi atau angkutan daring, serta sebagian bus antarbandara, dan keberadaan, jadwal, juga apakah layanan itu beroperasi hari itu semuanya harus diverifikasi. Jawaban yang benar-benar berguna bukanlah berapa lama perjalanannya, melainkan berapa banyak sisa waktu yang Anda punya di antara dua ruas perjalanan.
Bisa. Penumpang menyeret koper masuk dan keluar stasiun metro Shanghai setiap hari, aturannya tidak melarang barang bawaan, dan tidak ada yang menghentikan Anda di pintu masuk hanya karena membawa koper; yang menentukan sulit atau tidaknya bukan aturan, melainkan stasiunnya: eskalator dan lift tidak ada di setiap pintu keluar, stasiun lama di pusat kota dalam dan panjang, lorong pergantian bisa jauh, dan koper di gerbong penuh pada jam sibuk tidak nyaman bagi semua orang. Satu koper dan satu ransel di luar jam sibuk masih bisa dijalani; keluarga dengan beberapa koper besar, atau kedatangan yang kebetulan pas jam sibuk, sebaiknya naik mobil.
Apakah keluar bandara layak dilakukan bergantung pada tiga hal: bandara mana tempat Anda mendarat, apakah transit ini mengharuskan Anda melewati imigrasi dan menyerahkan bagasi lagi, dan berapa sisa waktu yang disediakan tiket. Tidak ada satu durasi yang bisa dipakai untuk semua rencana perjalanan, jadi waktunya harus dihitung untuk penerbangan Anda sendiri. Kedua bandara berada di posisi yang sangat berbeda di dalam kota, tiket terusan tidak sama dengan transit mandiri dan yang kedua butuh sisa waktu jauh lebih besar, dan keluar bandara berarti masuk ke negara, jadi ketentuan bebas visa transit harus diperiksa dengan peraturan resmi yang berlaku sebelum merencanakan apa pun.